SMKN 2 Tangerang Selatan Terpilih sebagai SMK Pusat Keunggulan

2021-09-03 - Retno Lestari - 230x Dibaca

“SMK Pusat Keunggulan merupakan terobosan komprehensif yang ditujukan untuk menjawab tantangan dalam rangka pembenahan kondisi SMK saat ini, agar semakin sejalan dengan kebutuhan dunia kerja,” terang Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim saat menyampaikan paparannya dalam Peluncuran Merdeka Belajar Kedelapan : SMK Pusat Keunggulan di Jakarta (17/3)

Alhamdulillah.. Pada tahun pelajaran baru ini SMKN 2 Tangerang Selatan terpilih menjadi salah satu SMK Pusat Keunggulan dalam Program Keahlian Teknik Kendaraan Ringan Otomotif. Dimana pada Program SMK Pusat Keunggulan bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang terserap di dunia kerja atau menjadi wirausaha melalui keselarasan pendidikan vokasi yang mendalam dan menyeluruh dengan dunia kerja. Sekolah yang terpilih dalam program SMK Pusat Keunggulan diharapkan menjadi rujukan serta melakukan pengimbasan untuk mendorong peningkatan kualitas dan kinerja SMK di sekitarnya.

Namun, Bapak Kepala Sekolah SMKN 2 Tangerang Selatan melihat hal ini sebagai salah satu peluang untuk lebih meningkatkan kualitas seluruh program keahlian di SMKN 2 Tangerang Selatan. Oleh karena itu, kini di tahun pelajaran 2021/2022 tingkat kelas X seluruh program keahlian akan menerapkan kurikulum Sekolah SMK Pusat Keunggulan. Dimana masing-masing program keahlian Teknik Kendaran Ringan Otomotif (TKRO), Teknik dan Bisnis Sepeda Motor (TBSM), Akuntansi Keuangan dan Lembaga (AKL), Multimedia yang kini memilih kosentrasi keilmuan Desain Komunikasi Visual (DKV) dan Elektronika Industri (Elin) akan bersinergi dengan dunia industri khususnya pada kurikulum dan budaya kerja industri.

Untuk mewujudkan hal ini SMKN 2 Tangerang Selatan berupaya dengan melakukan pertama, kurikulum disusun bersama sejalan dengan penguatan aspek softskills, hardskills, dan karakter kebekerjaan sesuai kebutuhan dunia kerja. Kedua, pembelajaran diupayakan berbasis project riil dari dunia kerja (project based learning) untuk memastikan hardskills, softskills, dan karakter yang kuat. Ketiga, peningkatan kompetensi guru dan peran guru/instruktur dari industri maupun pakar dunia kerja. Keempat, praktik kerja lapangan/industri minimal satu semester. Kelima, bagi lulusan dan bagi guru/instruktur sertifikasi kompetensi harus sesuai dengan standar dan kebutuhan dunia kerja. Keenam, bagi guru/instruktur perlu ditekankan untuk memperbarui teknologi melalui pelatihan secara rutin. Ketujuh, dilakukannya riset terapan yang mendukung teaching factory berdasarkan kasus atau kebutuhan riil industri. Kedelapan, komitmen serapan lulusan oleh dunia kerja. Kemudian, Kemendikbud juga mendorong agar kolaborasi dengan dunia kerja dapat semakin ditingkatkan, di antaranya melalui kemungkinan kerja sama beasiswa dan/atau ikatan dinas, donasi dalam bentuk peralatan laboratorium, dan lainnya.

Selain itu, Program SMK Pusat Keunggulan mengusung semangat Merdeka Belajar yang berfokus pada penguatan SDM serta mendekatkan dunia pendidikan dengan dunia profesional.  Program ini diharapkan menjadi penggerak bagi SMK di Indonesia agar meningkatkan kualitas hasil belajar siswa yang sesuai dengan standar dunia usaha dan dunia industri (DUDI) atau dunia kerja.

Inilah harapan SMKN 2 Tangerang Selatan sebagai SMK Pusat Keunggulan. Semoga SMKN 2 Tangerang Selatan diberikan kemudahan dan keberkahan ketika menjalankan kurikulum SMK Pusat Keunggulan dan tentunya kami memohon kepada seluruh stakeholder memberikan dukungannya.

 

SMK Bisa… SMK HEBAT… SMK BISA HEBAT…